Tuesday, 17 December 2013

Wonderful Life

0 comments


Assalamualaikum, hi everyone!
Wonderful life you'll. Woah, dalam hidup kita ada sukar, ada senang. 
Ada pahit getir ada semanis madu. 

Seriously, bila kita dalam keadaan tertekan. Cuba kita check semula, hubungan dengan Allah mesti dah renggang. Tak percaya? Boleh teliti kembali, hidup kita asyik bermasalah.
Kalau dah selesai satu masalah, timbul pula masalah lain. 

Cuba kita check lagi, apakah doa yang kita pohon pada dia? 
Kita hayati atau tidak doa yang kita ucap berkali2x selepas waktu solat fardhu,
belum campur dengan sunat yang lain. 

Di dalam doa, kita perlulah lengkap dengan mengucapkan syukur atas nikmat yang diberi,
mohon diampun segala dosa2x diri sendiri, dan juga orang lain. Paling penting, jauhkan kita dari bala bencana, mala petaka dan segala perkara buruk yang tak diingini berlaku.
Jika kita mendoakan orang lain, lagi cepat Allah s.w.t akan kabulkan apa yang kita minta.
Jangan kita kedekut untuk mendoakan orang lain, kesannya malaikat juga turut mengaminkan doa kita dan mendoakan pula untuk kita.

*wink3x
Percayalah!



Dari Abu Ad-Darda’  dia berkata: Rasulullah s.a.w bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)

Dalam riwayat lain dengan lafazh:

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.”



Hubungan dengan Allah mantap,
InsyaAllah, kita tak mudah patah hati dengan ujian2x yang datang melanda.
Pada Dia juga, kita pohon kekuatan jiwa dan keyakinan yang mantap dalam meyakini setiap apa yang terjadi ada hikmah, hanya pada Dia tempat bergantung dan pohon pertolongan.

Orang yang punya iman yang kuat, 
ujian yang diberikan kepadaNya juga kuat.
Bukan calang2x ujian yang diberi. 

Orang yang punya iman nipis.
ujian yang diberikan juga terasa hebat,
ujian yang diberikan berdasarkan kemampuannya.
Lupakah kita, 

Firman Allah s.w.t : 

" Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". 
[Surah al-Baqarah : 286]


Take note : 
1] Kita masih punya kesempatan untuk membetulkan keadaan kembali sebelum kiamat.
2] Selagi kita belum menutup mata, kita masih ada ruang dan peluang untuk direbut
dalam bertaubat (kembali ke pangkal jalan).
3] Kita perlu mencari ruang untuk kita ber'uzlah (mengasingkan diri sementara) demi mencari ketenangan hati yang sebenar-benarnya. Mungkin sebelum ni, kita banyak leka dengan duniawi hingga terlupa kpd Ilahi dan hal2x ukhrawi.
4] Hentikan sebarang maksiat yang sedang dilakukan. 
Tutuplah aurat, laksanakan segala perintahnya dan tinggalkan segala larangannya.
5] Jaga solat, jangan lompong. Baca quran, paling kurang satu muka surat sehari. Bertujuan untuk menyuburkan hati kita yang sudah gersang dan mati dari makanan kerohanian.
6] Hormati  dan taat ibu ayah, bina hubungan baik dengan orang sekeliling.

Muslim dan Mukmin yang terbaik adalah menjaga hubungan dua tali. 
Bahasa arabnya Hablum minaAllah wa hablum mina Nas.

Pertama : Tali sesama alam, makhluk dan manusia. 
Kedua : Tali sesama Pencipta, Allah s.w.t Rabbul Alamin. 

InsyaAllah, kita bisa merubahnya!
Tiada lagi tertekan, dan rasa putus asa dalam hidup.
Innallaha ma'assobirin. 
Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar.
Innallaha yuhibbu tawwabin.
Sesungguhnya Allah s.w.t menyukai orang-orang yang bertaubat.

:) 

Ku hentikan coretan di sini, 
Moga bermanfaat kepada semua yang membacanya,
walaupun sedikit.

Aku,
10.50 pm.


Sekian. 
Wassalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...